Game-game di artikel kita (NES sampai PS1) semuanya didesain buat ditampilin di TV CRT jadul, bukan monitor flat modern. Makanya kadang kelihatan agak "kosong" atau pixel-nya terlalu tajam pas dimaen di monitor sekarang. Shader bisa benerin ini tapi ini murni soal preferensi visual, bukan keharusan.
Cara Aktifin Shader di RetroArch
- Buka game yang udah jalan.
- Masuk Quick Menu > Shaders.
- Pilih Load Shader Preset.
- Browse ke folder
crtdi dalam direktori shader RetroArch. - Pilih salah satu, langsung keliatan efeknya real-time.
Shader yang Worth Dicoba
- crt-royale paling realistis, niru scanline dan glow CRT detail banget. Tapi ini juga paling berat secara performa, butuh GPU yang cukup kuat.
- crt-easymode kompromi bagus antara tampilan dan performa, cocok buat kebanyakan PC modern.
- zfast-crt paling ringan dari tiga ini, didesain khusus buat device lemah kayak handheld retro budget atau laptop tua.
Trade-off yang Perlu Lo Tahu
Shader itu murni visual nggak ngaruh ke gameplay atau akurasi emulasi sama sekali. Tapi shader berat kayak crt-royale bisa nurunin frame rate kalau hardware lo pas-pasan. Kalau lo udah pakai handheld budget atau device lama, mending mulai dari zfast-crt dulu.
Kalau lo ngerasa shader bikin gambar malah jadi blur/burik, coba ganti integer scaling-nya di Video settings sering kali ini soal resolusi output yang nggak pas, bukan shader-nya yang salah.
Baca juga: